Olahraga adalah semua bentuk aktivitas fisik yang dilakukan baik dalam bentuk kompetitif atau juga santai. Olahraga pada umumnya bertujuan untuk memelihara atau meningkatkan kemampuan dan keterampilan fisik sambil memberikan efek relaksasi ke orang yang melakukan olahraga dan hiburan ke orang yang menonton.
Dewasa ini, ada berbagai macam olahraga yang dapat kamu lakukan, tergantung pada minat dan kebutuhan individu. Namun, berikut adalah beberapa contoh olahraga yang umum dilakukan:
Ini hanya beberapa contoh olahraga yang populer, tetapi masih ada banyak jenis olahraga lainnya seperti basket, bulu tangkis, senam dan banyak lagi.
Olahraga menyimpan berbagai keistimewaan bagi tubuh jika kamu rutin melakukan aktivitas ini. Lantas, apa manfaat olahraga yang dapat kamu peroleh jika rutin melakukannya?
Menurut studi yang terbit dalam Wiley Journal, olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Ketika berolahraga, tubuh akan lebih bebas bergerak. Ini akan memicu proses metabolisme dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Hasilnya tubuh lebih sehat dan kuat, serta tidak mudah terserang penyakit.
Tidak hanya mencegah penyakit pada umumnya, tubuh yang aktif dapat mencegah dari risiko penyakit kronis. Aktivitas fisik dapat menurunkan percepatan penuaan biologis, meningkatkan kebugaran, serta mencegah sindrom metabolik, obesitas, dan resistensi insulin.
Berolahraga membuat semua bagian tubuh kamu bergerak, sehingga bisa meningkatkan fleksibilitas. Otot tubuh juga menjadi lebih elastis dan tidak kaku. Bagi anak-anak, olahraga amat penting untuk menunjang perkembangan postur tubuhnya.
Anak yang rutin berolahraga sejak kecil akan memiliki postur tubuh yang tegap dan tidak bungkuk saat berjalan. Fakta kesehatan yang termuat dalam Journal of Physical Therapy Science, menyebutkan bahwa postur tubuh yang tepat dapat menurunkan risiko nyeri punggung, bahu, dan sakit persendian.
Saat tubuh digunakan untuk beraktivitas, kalori yang ada di dalamnya akan terbakar lebih optimal. Kalori akan tubuh akan proses menjadi energi secara keseluruhan, tanpa ada yang tersisa dan berpotensi menimbulkan tumpukan lemak tubuh.
Tubuh juga akan mendapatkan suplai nutrisi yang cukup untuk melancarkan proses pertumbuhan dan perkembangan secara ideal.
Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga teratur juga memiliki peran yang baik untuk meningkatkan daya pikir terutama pada anak-anak. Aktivitas fisik yang kamu lakukan secara rutin dapat membuat otak lebih tercukupi asupan gizinya.
Alhasil, otak bisa mengalami perkembangan secara berkala yang membantu proses belajar Si Kecil lebih maksimal. Mau tahu lebih jelas mengenai manfaat olahraga untuk kesehatan otak? Simak artikel 9 Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Otak ini ya!
Gerakan olahraga dapat merangsang organ pencernaan juga aktif bergerak. Organ pencernaan akan bekerja lebih optimal untuk menyediakan energi yang tubuh perlukan.
Tubuh yang aktif akan mencegah kamu dari risiko cedera saat melakukan aktivitas tertentu. Ketika tubuh sudah terbiasa dengan olahraga, fleksibilitas dan ketahanan ototmu akan terlatih. Mengangkat beban berat atau tiba-tiba melakukan gerakan yang spesifik tidak akan menjadi masalah buatmu.
Berolahraga juga dapat membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan suplai oksigen dapat tersebar dengan baik ke seluruh tubuh. Hal ini juga akan meningkatkan performa dalam aktivitas sehari-hari.
Olahraga bisa menjaga kesehatan tulang dan persendian. Aktivitas fisik mampu meningkatkan produksi cairan dalam persendian sehingga bermanfaat untuk melumasi persendian. Kondisi ini membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel.
Kulit kamu bisa terpengaruh oleh jumlah stres oksidatif yang muncul akibat antioksidan tubuh tidak bisa sepenuhnya memperbaiki kerusakan radikal bebas pada sel. Kondisi ini bisa merusak struktur internal dan merusak kulit.
Dengan rutin berolahraga, produksi antioksidan alami dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini dapat membantu melindungi sel, menstimulasi aliran darah dan menginduksi adaptasi sel kulit yang bisa membantu menunda penuaan kulit.
Orang yang rutin berolahraga tubuhnya lebih sehat dan bugar. Kebugaran ini membuatnya tidak gampang terkena penyakit karena memiliki daya tahan tubuh kuat. Jarang berolahraga juga memperbesar kemungkinan obesitas yang dapat membuat seseorang rentan mengalami penyakit gula dan penyakit kardiovaskular.
Tidak hanya manfaat kesehatan, rutin berolahraga juga dapat mempertemukan kamu pada komunitas sehat. Membangun komunitas sehat bisa membuat seseorang menjadi tambah semangat, mendapatkan influence positif, sehingga hidup lebih bermanfaat dan berkualitas.
Tubuh yang bugar karena aktivitas fisik yang rutin dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan aktivitas harian. Misalnya sesederhana menaiki tangga, belanja kebutuhan di pasar, bahkan untuk lansia seperti bermain dengan cucu.
Untuk orang dewasa yang lebih tua, melakukan olahraga rutin dapat meningkatkan fungsi fisik dan mengurangi risiko jatuh atau cedera akibat jatuh.
Aktif secara fisik dapat membantu merangsang kreativitas. Sebab, dengan melakukan aktivitas fisik kamu cenderung tidak gampang stres, pikiran juga lebih fresh. Positifnya, kamu bisa punya ide-ide segar dan lebih cepat dalam mengeksekusi suatu hal atau isu.
Aktivitas fisik juga dapat membangun ikatan antara anggota keluarga. Baca selengkapnya di Olahraga yang Cocok untuk Dilakukan Ayah dan Anak.
Semua orang membutuhkan olahraga, baik tua maupun muda. Bahkan olahraga semestinya menjadi kebiasaan yang perlu ditanamkan kepada anak-anak sedari kecil.
Orang-orang yang mengidap kondisi penyakit tertentu seperti penyakit gula ataupun obesitas membutuhkan keaktifan bergerak sebagai rutinitas harian. Selain itu, mengolah badan kerap menjadi bagian dari metode terapi kesehatan relaksasi buat pengidap stres, masalah kesehatan tulang, dan gangguan kesehatan lainnya.
Aturan praktis yang umum seseorang lakukan adalah melakukan 30 menit aktivitas fisik sedang setiap hari, dengan total minimal 150 menit bergerak sedang setiap minggunya.
Buat kamu yang ingin menjadikan aktivitas fisik sebagai rutinitas harian bisa menambahkan 75 menit latihan intens setiap minggu. Pastikan kamu tidak memaksakan tubuh untuk beraktivitas fisik ketika sedang sakit atau cedera.
Selain itu, kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter jika kamu bingung terkait intensitas dan kapan waktu yang tepat untuk aktivitas fisik.
Kalau kamu membutuhkan saran profesional medis mengenai rencana hidup sehat yang meliputi jenis latihan fisik dan pola makan sehat, kamu bisa menanyakannya langsung ke dokter lewat aplikasi Halodoc.
Supaya hasilnya maksimal dan sesuai dengan tujuan awal, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum dan sesudah berolahraga. Berikut penjelasannya!
Persiapan sebelum latihan fisik mencakup sebagai berikut:
Lakukan pemanasan sebelum berolahraga untuk mempersiapkan tubuh secara fisik dan mental. Pemanasan dapat berupa senam ringan, stretching, atau gerakan dinamis untuk mengencangkan otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
Kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan jenis latihan fisik yang akan dilakukan. Pakaian yang terlalu ketat atau terlalu longgar dapat mengganggu gerakan dan meningkatkan risiko cedera.
Makanlah makanan ringan yang mengandung karbohidrat sekitar 1-2 jam sebelum berolahraga. Hindari makanan berat agar tidak mengganggu pencernaan saat beraktivitas.
Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik sebelum latihan fisik. Minumlah air secukupnya agar tidak mengalami dehidrasi selama beraktivitas fisik.
Jika memiliki kondisi kesehatan yang spesifik atau sedang dalam pemulihan dari cedera, konsultasikan dengan dokter atau ahli kebugaran sebelum memulai program olahraga.
Kram sesudah olahraga kerap terjadi, ketika kamu lupa melakukan pendinginan. Tidak hanya pendinginan, ada hal-hal lain yang perlu dilakukan sesudah aktivitas fisik ini, yaitu:
Lakukan pendinginan setelah berolahraga untuk menurunkan suhu tubuh secara bertahap. Gerakan pendinginan dapat berupa senam ringan atau stretching yang membantu mengembalikan otot ke keadaan normal.
Berikan tubuh waktu untuk beristirahat dan pulih setelah beraktivitas fisik. Tidur yang cukup penting untuk memperbaiki otot dan mengembalikan energi tubuh.
Pastikan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi setelah aktivitas fisik. Kombinasi karbohidrat dan protein membantu memulihkan otot dan memperbaiki jaringan tubuh.
Lanjutkan untuk minum air dalam jumlah yang cukup setelah berolahraga. Ini membantu menggantikan cairan yang hilang selama beraktivitas fisik.
Jangan lupa untuk mencatat kemajuan setelah berolahraga. Mengukur peningkatan kinerja dan kondisi fisik akan membantu untuk menetapkan target dan memantau perkembangan olahraga.