PALANGKA RAYA,CanalBerita-Keluarga almarhum Ukarli, korban penembakan di perkebunan kelapa sawit PT Berkala Maju Bersama (BMB), Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas mengaku kecewa terhadap aparat kepolisian setempat, khsusunya Polsek Manuhing.
Pasalnya, hingga hari ke-6 sejak peristiwa penembakan terjadi pada Senin, 29 Juli 2024 lalu sampai hari ini Sabtu, 3 Agustus 2024, terduga pelaku penembakan belum juga tertangkap.
“Kami kecewa dengan lambatnya penegakan hukum oleh Polsek Manhing. Karena hingga hari ini Polsek Manuhing belum juga bisa menemukan dan menangkap terduga pelaku penembakan,” ungkap paman dari almarhum yang tidak bersedia namanya ditulis, pada Sabtu, 3 Agustus 2024.
Selain kecewa lambatnya penangkapan terduga pelaku penembakan yang sudah jelas identitas-nya, keluarga korban juga kecewa lantaran saat korban menjalani operasi pengangkatan peluru senapan angin di RS Betang Pambelum sebagai barang bukti tidak di dampingi aparat Kepolisian.
Terpisah, Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan.
“Kami pihak Polsek dan Polres masih melakukan penyelidikan, minta tolong untuk bersabar dan mohon doanya agar kasus ini segera terungkap. Dan untuk peluru senapan anginnya sudah ada sama kami,” jelasnya melalui pesan whatsapp.
Penulis: cnb Editor: alfrid u gara