PALANGKA RAYA,CanalBerita-Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib mengungkapkan, pada bulan Juli 2024 terjadi peningkatan titik panas (hotspot) di bandingkan bulan Juni 2024 lalu.
Selain itu, kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta luas Karhutla juga terjadi peningkatan di bandingkan bulan Juni 2024.
“Jumlah hotspot sebanyak 409 titik, kejadian karhutla sebanyak 118 kejadian dan luasan kejadian karhutla seluas 290.449 hektar,” ungkap Toyib dalam keterangannya, pada Rabu, 31 Juli 2024.
Menurut Toyib, pada bulan Juni 2024 lalu jumlah titik hotspot 45 titik, kejadian karhutla ada sembilan kejadian dan luasan kejadian karhutla seluas 10.735 hektar pada bulan Juni 2024.
Mengingat tingginya titik hotspot dan luas Karhutla, Toyib mengingatkan mesyarakat bahwa puncak musim kemarau ada di bulan Agustus, sehingga Pos Lapangan, Posko Satgas Pengendalian Karhutla BPBD Kabupaten/Kota perlu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian-kejadian karhutla.
“Giatkan sosialisasi dan edukasi secara humanis, giatkan patroli ke daerah-daerah rawan terjadinya karhutla dan lakukan pemadaman dini,” tandasnya.
Penulis: cnb Editor: alfrid u gara