PALANGKA RAYA,CanalBerita-Walau masih tahap penyempurnaan, Bundaran Besar Palangka Raya kini sudah dibuka untuk publik dan diharapkan pengunjung agar selalu menjaga kebersihan.
Harapan itu datang dari Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung. Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, Bundaran Besar Palangka Raya yang baru selesai di renovasi tersebut merupakan simbol dari kebanggaan dan kemajuan Kota Palangka Raya maka harus dijaga.
“Setiap warga memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan Bundaran Besar, Ini bukan hanya tentang estetika tetapi juga tentang rasa memiliki terhadap kota kita,” katanya, Selasa, 20 Februari 2024.
Dengan seruan ini, diharapkan Bundaran Besar Palangka Raya akan terus menjadi landmark yang mempesona dan terawat dengan baik, mencerminkan semangat komunal dan dedikasi warga Palangka Raya.
Nenie menekankan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemerintah Provinsi, stakeholders dan masyarakat.
“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk bergandengan tangan, menjaga dan merawat Bundaran Besar ini. Mari kita tunjukkan bahwa kita dapat bekerja sama untuk kota yang lebih baik,” pungkasnya.
Seperti diketahui, dana proyek renovasi Bundaran Besar Palangka Rayabersumber dari APBD Kalteng sebesar Rp 96,8 Miliar. Proyek ini dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Kalteng sejak tahun 2022 melalui kontraktor pelaksana PT Surya Sarana Sentosa dan telah dibuka ke publik pada bulan Februari 2024.
Advertorial Editor: alfrid u gara